Apa Saja Makanan dan Minuman Kamboja Khas Indonesia

makanan dan minuman
0 0
Read Time:2 Minute, 29 Second

Indonesia dan Kamboja sama-sama berada di kawasan Asia Tenggara yang memiliki kekayaan kuliner berbasis rempah, nasi, dan hasil alam tropis. Tak heran jika banyak makanan dan minuman khas Kamboja terasa akrab di lidah masyarakat Indonesia. Beberapa hidangan bahkan memiliki kemiripan rasa, bahan, dan cara penyajian dengan kuliner Nusantara. Artikel newronsport.com inilah yang membuat kuliner Kamboja mudah diterima dan sering disebut memiliki nuansa “khas Indonesia”.

Pengaruh Budaya Asia Tenggara dalam Kuliner

Kesamaan kuliner antara Indonesia dan Kamboja tidak lepas dari pengaruh budaya Asia Tenggara yang saling terhubung sejak ratusan tahun lalu. Jalur perdagangan rempah, pertanian padi, serta penggunaan bumbu alami seperti serai, lengkuas, dan daun jeruk menjadi fondasi kuat dalam masakan kedua negara.

Baik di Indonesia maupun Kamboja, makanan bukan hanya soal rasa, tetapi juga bagian dari tradisi keluarga dan kehidupan sehari-hari.

Amok Trey, Hidangan Ikan Beraroma Rempah

Amok Trey merupakan salah satu makanan khas Kamboja yang paling terkenal. Bagi orang Indonesia, Amok Trey mengingatkan pada pepes ikan atau botok.

Rasa gurih santan berpadu dengan aroma daun pisang dan bumbu halus menjadikan hidangan ini terasa sangat familiar. Tidak heran jika banyak wisatawan Indonesia menyebut Amok Trey sebagai “pep es versi Kamboja”.

Bai Sach Chrouk, Nasi dengan Lauk Sederhana

Bai Sach Chrouk adalah menu sarapan populer di Kamboja. Meski berbeda protein, konsepnya mirip dengan nasi uduk atau nasi campur sederhana di Indonesia.

Kesederhanaan menu ini mencerminkan budaya makan pagi yang praktis namun tetap mengenyangkan, sesuatu yang juga sangat lekat dengan kebiasaan masyarakat Indonesia.

Lok Lak, Masakan Tumis Bergaya Rumahan

Lok Lak adalah hidangan daging tumis khas Kamboja yang dimasak dengan bumbu sederhana dan disajikan bersama sayuran segar. Rasa gurih dan sedikit manis dari sausnya membuat Lok Lak sering disamakan dengan semur atau tumis daging ala Indonesia.

Minuman Teh dan Herbal yang Familiar

Untuk minuman, masyarakat Kamboja memiliki kebiasaan mengonsumsi teh dan minuman herbal, mirip dengan tradisi di Indonesia.

Selain itu, minuman berbahan jahe, serai, dan daun pandan juga cukup populer, mengingatkan pada wedang jahe atau minuman herbal tradisional Indonesia.

Kesamaan Bahan dan Filosofi Masakan

Salah satu alasan utama kuliner Kamboja terasa khas Indonesia adalah penggunaan bahan yang serupa. Beras sebagai makanan pokok, santan sebagai penguat rasa, serta rempah alami menjadi elemen utama dalam banyak hidangan.

Filosofi masakannya pun mirip, yaitu mengutamakan keseimbangan rasa gurih, manis, dan segar tanpa terlalu bergantung pada bumbu instan.

Kuliner sebagai Jembatan Budaya

Kesamaan makanan dan minuman antara Kamboja dan Indonesia menunjukkan bahwa kuliner bisa menjadi jembatan budaya antarnegara. Meski memiliki identitas masing-masing, banyak hidangan Kamboja yang terasa akrab dan seolah memiliki sentuhan khas Indonesia.

Hal ini membuktikan bahwa kuliner Asia Tenggara berkembang secara saling memengaruhi dan memperkaya satu sama lain.

Kesimpulan

Makanan dan minuman khas Kamboja memiliki banyak kemiripan dengan kuliner Indonesia, baik dari segi bahan, rasa, maupun cara penyajian. Hidangan seperti Amok Trey, Bai Sach Chrouk, hingga minuman herbal tradisional menunjukkan betapa kuatnya ikatan budaya kuliner di kawasan Asia Tenggara. Bagi masyarakat Indonesia, mencicipi kuliner Kamboja bukanlah pengalaman asing, melainkan seperti menemukan cita rasa Nusantara dalam versi yang berbeda.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %